7 Fakta Mengejutkan Tentang Burung Gagak

7 Fakta Mengejutkan Tentang Burung Gagak. Gagak adalah burung yang oleh masyarakat kita sering dikaitkan dengan hal hal yang berbau mistis. orang-orang meyakini bahwa kehadirannya membawa malapetaka dan pembawa kabar kematian. bahkan ada keyakinan, memakan sate burung gagak bisa membuat seseorang mampu melihat hal gaib. Dan di negara lain, mitos mitos serupa juga tumbuh subur, bahkan hingga saat ini

Kesan buruk yang dituduhkan kepada hewan ini bukanlah tanpa alasan, hal itu karena gagak berwarna hitam mulai dari sayap, kaki, paruh, hingga matanya. Selain itu, karena burung yang satu ini kerap beraktifitas di malam hari dan sering mengeluarkan suara nyaring yang menusuk telinga. dan itu menambah suasana seram bagi orang-orang yang mendengarnya dan menghubung-hubungkannya dengan hal mistis

Terlepas dari mitos yang menyertainya, Gagak adalah burung yang sangat cerdas. hal itu dibuktikan dari berbagai eksperiman dan penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan. Para pakar mengungkapkan bahwa burung jenis avest ini memiliki kecerdasan tertinggi dibanding burung-burung lainnya.

Kecerdasannya dapat dibuktikan dari perilaku Gagak yang memiliki ingatan jangka panjang dan burung ini selalu berpikir menggunakan logika. dan juga, Gagak bisa mempelajari pola tertentu sehingga bisa membentuk kepribadiannya.

Ada dua hal menarik dari Gagak yang perlu Anda ketahui. Yaitu, Gagak bisa menjadi burung yang baik sekaligus burung pendendam. misalnya, jika Anda pernah bertemu burung Gagak dan memberikannya makanan maka burung tersebut menandai anda sebagai sesuatu yang tidak berbahaya dan mereka bisa menjadi teman anda. Disisi lain, misalnya anda menyakiti burung tersebut, maka mereka akan menandai anda sebagai ancaman dan burung ini akan selalu menyerang anda, bahkan sampai akhir hayat burung tersebut

jadi, burung gagak bisa menjadi baik dan jahat kepada kita, tergantung bagaimana kita memperlakukan mereka. Berikut ini adalah 7 Fakta tentang burung gagak

1. Setia Kepada Pasangan

Burung gagak jantan tidak akan mengawini betina lain jika telah memiliki pasangan normal dan mereka akan terus bersama hingga salah satunya mati. Namun bila telur gagak betina tidak menetas, maka gagak jantan akan meninggalkannya dan mencari betina lain

Makhluk malang ini mengajarkan kepada kita tentang cinta dan kesetiaan antara pasangan dan mereka tidak akan mencari pasangan lain tanpa alasan yang kuat, tapi dengan maksud menjaga kelangsungan jenisnya setelah kematiannya

2. Menjaga kebersihan

Dibalik warnanya yang gelap ternyata burung ini sangat memperhatikan kebersihan, hal ini dibuktikan dengan perilakunya yang sering mandi setiap hari atau setiap kali mereka menemukan air disekitarnya

3. Menggunakan peralatan

Dengan otak yang diketahui lebih besar dibandingkan dengan bentuk tubuhnya, gagak memiliki kualitas kecerdasan yang sangat mengagumkan. Mereka pandai menggunakan peralatan dan sumber daya disekitarnya
untuk mendapatkan makanan. Bisa kita saksikan, betapa menariknya melihat burung ini menggunakan ranting kering untuk menjangkau makanan dalam lubang.

Tapi yang lebih mengagumkan dari itu adalah, gagak mampu menyimpan peralatan yang ia gunakan untuk digunakan kembali dilain waktu, subhanallah

4. Pengingat yang baik

Oleh karena ukuran otaknya yang lebih besar dibanding struktur tubuhnya, maka wajar saja burung ini memiliki ingatan yang baik. Mereka akan terus mengingat segala sesuatu yang pernah dialaminya, dan ingatan itu akan terus tertanam di otaknya bahkan hingga mereka mati.

Sebuah eksperimen dilakukan oleh para ilmuwan untuk mengetahui seberapa kuat ingatan yang dimiliki oleh burung gagak. Dalam eksperimen itu, salah seorang peneliti memakai topeng dan membawa burung gagak mati, dan lantas burung gagak yang ada disekitarnya berkoak bersahutan dan menganggap orang tersebut adalah ancaman bagi mereka.

Namun ketika peneliti tersebut membuka topengnya, burung-burung gagak tidak ada yang berkoak. Ini menandakan burung gagak adalah pengingat yang baik, dan mereka mampu membedakan tiap-tiap wajah yang ditemuinya.

Layaknya manusia, burung gagak bisa membalas budi kebaikan seseorang yang pernah diberikan kepadanya. hal ini bisa kita lihat dari video yang pernah viral beberapa tahun belakangan. Dalam video tersebut, para gagak memberi berbagai hadiah kepada seorang gadis kecil, mulai dari batu-batuan, pernak-pernik bahkan perhiasan emas. Ketika diwawancarai, gadis kecil itu mengaku bahwa dia sering memberi makan burung gagak yang berkeliaran disekitar rumahnya, dan hasilnya para burung gagak memberi gadis tersebut hadiah-hadiah
sebagai tanda balas budi, Masya Allah….

5. Menjunjung keadilan dan suka berbagi

Dalam kelompoknya, burung gagak mempunyai hukum keadilan, hal itu dibuktikan karena kebiasaan mereka berbagi makanan kepada sesamanya. Jika ada salah satu dari mereka belum mendapat makanan, maka beberapa gagak yang lain akan membagikan makanannya. dan ketika ada burung lain yang terluka, kawanan burung gagak yang lain akan datang untuk memberikan bantuan.

Tak hanya itu, jika ada salah satu burung yang jahat didalam kelompoknya, maka burung tersebut akan diserbu bersama-sama, bahkan mereka akan membunuhnya. Tak hanya berbagi ke sesama kawanannya, burung gagak bahkan rela berbagi makanan kepada hewan lain. Masihkah kita menganggap burung ini jahat?

6. Menghargai kematian

Tak seperti unggas lainnya, gagak akan terus berkerumun disisi temannya yang mati dan kemudian mereka akan menguburkan temannya yang mati bersama-sama. Seperti halnya gajah dan simpanse, yang akan terus berada di sisi temannya yang mati untuk beberapa waktu, Masya Allah, sungguh teladan yang baik untuk manusia.

7. Berpikir dengan logika

Majalah American Scientific mempublikasikan hasil penelitian para ilmuwan, Bernd Heinrich dan Thomas Bugnyar, Vermont University, Kanada dan St Andrews University Skotlandia, yang menunjukkan kemampuan mental yang luar biasa dari gagak. “Burung ini menggunakan logika untuk memecahkan masalah
dan beberapa kemampuan mereka bahkan melampaui kera besar,” kata mereka.

Dalam percobaan ini, gagak diberi tugas yang sangat kompleks yang belum mereka dapati sebelumnya, dan naluri mereka tidak diprogram untuk melakukannya secara alami, namun mereka selalu berhasil mencari kreatifitas dan solusi logis untuk menyelesaikan tugas-tugas tersebut.

Yang lebih mengejutkan lagi, mereka melakukannya dengan benar walau baru pertama kali melakukannya dan tanpa proses trial and error apapun. Percobaan ini menunjukkan bahwa gagak memiliki kemampuan untuk menguji setiap kemungkinan yang ada dalam waktu singkat. Mereka dapat memilih solusi yang paling efektif dan menerapkannya dengan benar, bahkan saat pertama kali mencobanya

Dalam eksperimen tersebut, sepotong daging diletakkan oleh peneliti didalam kotak yang hanya bisa diambil oleh stik panjang, dan stik panjang tersebut berada didalam kotak yang hanya bisa jatuh jika diisi oleh tiga buah batu
yang ada pada tiga 3 kotak disebelahnya. Dan batu yang ada didalam kotak tersebut hanya bisa diambil
dengan menggunakan stik pendek yang di ikat diatasnya. Hasilnya burung gagak berhasil melakukan teka-teki itu tanpa latihan sebelumnya, dan tanpa ada kesalahan.

Bantahan terhadap mitos burung gagak pembawa petaka

Memiliki warna gelap, suara serak dan nyaring menusuk telinga, membuat Gagak kerap dikait-katikan dengan hal-hal gaib. Banyak masyarakat pedalaman yang membenci kemunculan hewan yang satu ini, dan kehadirannya selalu dianggap membawa malapetaka dan membahayakan orang-orang yang mendengarnya.

Di film-film ataupun buku-buku cerita, burung gagak selalu dikenal sebagai hewan yang dekat dengan kematian. Dan, kisahnya berbeda-beda di berbagai Negara. Di Inggris misanya, gagak hitam dianggap sebagai petanda adanya sihir di suatu daerah. Kabarnya para penyihir di zaman Inggris kuno bisa mengubah diri mereka menjadi burung gagak hitam. Kemampuan ini dipakai para penyihir untuk melarikan diri dari para pemburu penyihir
yang sering terjadi di masa itu. Para penyihir juga memakai media gagak hitam untuk menyampaikan pesannya ke penyihir lain.

Di Amerika, Suku Indian Cherokee menganggap kalau kedatangan gagak hitam sebagai tanda masalah akan datang. Menurut kepercayaan mereka, jika ada segerombolan burung gagak hitam terbang menuju utara, itu menandakan datangnya masa-masa sulit.

Di Eropa kuno, burung gagak dianggap sebagai jelmaan Dewi Morrigan, yaitu dewi yang selalu muncul saat perang dan kematian. Karena dia bertugas sebagai perantara antara dunia manusia dan dunia roh. Maka dari itu, jika ada kerumunan gagak hitam di suatu tempat orang-orang akan meyakini bahwa di tempat itu akan terjadi peperangan atau musibah yang menyebabkan kematian.

Namun Al-quran membantahnya, hal itu tertulis dalam Al-Qur’an surat Al A’raf ayat 131 yang artinya :
“Ketahuilah, sesungguhnya kesialan mereka itu adalah ketetapan dari Allah, akan tetapi mereka tidak mengetahui” (QS. Al A’raf, 131)

Dalam sebuah hadist juga diriwayatkan, dari Abu Hurairah Radhiallahu’anhu bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda:

“Tidak ada ‘penularan penyakit, tidak ada burung penentu nasib baik dan buruk, tidak ada burung hantu pembawa sial, tidak ada bulan shafar pembawa sial atau keberuntungan” (HR. Bukhori dan Muslim),

Maka jelaslah, bahwa tuduhan masyarakat terhadap burung yang istimewa ini hanyalah tahayul semata
dan kita tidak seharusnya meyakini mitos-mitos tersebut. Semoga video ini menambah wawasan kita mengenai burung ini dan meninggalkan segala tahayul mengenai hewan ini. Burung gagak bukanlah makhluk jahat atau pembawa kesialan malah sebaliknya, banyak contoh keteladanan yang bisa kita ambil darinya, mulai dari kesetiaan, kebersihan, berbagi kepada sesama dan banyak teladan lainnya

Karena selain kecerdasannya, burung ini pula yang mengajarkan kepada manusia tentang cara menguburkan jenazah. Hal itu diabadikan oleh Allah SWT didalam AL-quran pada kisah Qabil dan Habil

Sahabat Aplikita, setelah menonton video ini, kami tidak menganjurkan anda untuk memburunya di alam liar untuk dijadikan percobaan. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *